Banyak orang memilih terus menjadi eksekutif ketimbang menjadi entrepreneur. Alasannya, kerap sangat klasik dan sederhana. Tak mau repot, tak punya modal, atau takut gagal. Ada juga yang memilih terus menjadi eksekutif karena merasa sudah mapan dengan posisi tersebut.

Yang menarik, mereka yang punya ketakutan seperti itu seringkali belum pernah mencoba sama sekali untuk membuka bisnis serta menjalani usaha mandiri. Atau, baru mencoba satu, dua kali, tak memperoleh return seperti yang diharapkan, putus asa, lalu memilih menghentikan usahanya.

Padahal, mencoba menjadi entrepreneur- dalam konteks tulisan saya, pengusaha muda-merupakan tantangan yang mengasyikkan. Tentu saja, jadilah pengusaha muda yang smart dan profesional. Jangan pernah berpikir untuk menjadi ‘pengusaha yang hitam’. Apalagi, itu dicapai melalui jalan pintas, dengan cara-cara yang tak etis -misalnya, korupsi, kolusi, suap dan semacamnya.

Percayalah, energi-baik tenaga maupun biaya – yang kita keluarkan untuk menjadi pengusaha muda yang smart dan profesional, dengan menjadi konglomerat hitam, akan sama besarnya. Tapi, hasil yang diperoleh akan jauh bertolak belakang.

Semakin ditekuni, entrepreneur yang berkarakter smart dan profesional, hampir dipastikan bakal menuai kesuksesan. Sedangkan sekali saja kita terjerumus pada praktik bisnis hitam-apalagi kalau dilakukan berkali-kali – penjara, baik dalam arti kata sesungguhnya amupun kiasan, bakal menjadi tempat kita menghabiskan masa tua.

10 Alasan
Ada 10 alasan, sebaiknya kita mulai mencoba menjadi pengusaha mandiri.

Pertama, dengan menjadi pengusaha mandiri, kita akan bebas menentukan nasib sendiri. Kalau kita ingin cepat sukses, ya perlu bekerja ekstra keras. Kalau memilih lebih santai, juga bisa. Tergantung selera saja.

Kedua, tak terikat jam kerja. Barangkali, sebagai eksekutif sebuah perusahaan besar yang berkantor di pusat bisnis Jakarta, kita kerap jenuh dengan rutinitas kerja yang bersiklus nine to five. Apalagi, itu harus dilakukan dengan kemacetan kota yang amat menjengkelkan. Dengan usaha mandiri, kita bisa mengatur sesuka hati jam kerja. kita juga bisa mengambil cuti kapan pun.

Ketiga, ide yang menumpuk di kepala bisa langsung diimplementasikan menjadi bisnis yang mungkin amat potensial. Ini, sulit dilakukan para eksekutif. Walaupun kita bekerja di sebuah korporasi yang amat besar, kita hanyalah “sebuah sekrup kecil dari sebuah mesin raksasa.”

Keempat, persoalan modal. Ini memang kerap menjadi ganjalan bagi seseorang untuk menjadi pengusaha muda. Padahal, untuk memulai tak selamanya membutuhkan modal berupa uang dalam jumlah besar. Ingat modal utama pengusaha muda adalah integritas, konsep bisnis, atau ide cemerlang, ditambah jaringan perkawanan yang luas, yakinlah itu saja sudah cukup. Dari sini, biasanya dukungan akan mengalir.

Ingat jangan cepat-cepat pinjam uang jika itu tidak sangat benar-benar dibutuhkan.

Kelima, yang harus dipahami, perlu ‘mental pengusaha’, yaitu ketekunan ekstra untuk menjadi pengusaha muda. Karena di awal usaha, biasanya pasti muncul kendala-apa pun bentuknya. Jalani saja! Yakinlah, semua persoalan akan tereliminasi dengan semakin berpengalamannya kita menekuni bisnis tersebut. Kalau ada pepatah yang mengatakan ‘tua-tua keladi, makin tua makin menjadi’, maka bagi kita, yang pas adalah ‘makin tua makin menghasilkan. ‘

Keenam, bagaimana kalau gagal? Itu memang risiko setiap usaha. Jika kita berpikir pasti gagal, kita pasti akan gagal! Jika kita berpikir pasti sukses, kita pasti sukses! Potensi kegagalan bisa diminimalisasi, jika kita cermat dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, sebelum memulai usaha.

Yang perlu diingat, rata-rata sebuah usaha mandiri baru bisa dilihat hasil konkret setelah lima tahun. Walau, ada juga yang lebih cepat atau lebih lama dari kalkulasi itu. Biasanya, setelah lima tahun usaha kita akan mulai stabil. Dalam situasi itu, kita tinggal mengatur akselerasinya – kapan harus direm, atau kapan musti dipercepat.

Ingat, hasil usaha haruslah wajar, selebihnya jika serakah akan menjadi ‘gambling’. Ini yang sering kali menghancurkan kita.

Ketujuh, sebagai pengusaha muda yang mandiri, tentu saja kita tak perlu takut dipecat. kita juga tak harus khawatir akan kehilangan jabatan, lalu melakukan politik di kantor, setiap kali menjelang RUPS.

Kedelapan, sebagai pengusaha muda yang mandiri, kita akan selalu menjadi ‘kepala’ di perusahaan. Walau sekecil apa pun bisnis kita. Ini, tentu lebih nikmat ketimbang menjadi ‘ekor’ — seberapa pun besarnya — di perusahaan milik orang lain.

Kesembilan, dengan memiliki sendiri sebuah usaha, kita tak akan pernah menjadi pensiunan. Kecuali, kalau memang kita ingin menyerahkan semua kepemilikan dan pengelolaan usaha yang kita rintis kepada orang lain.

Kesepuluh, kita bisa menikmati kebebasan finansial. Meski tak mesti harus menjadi konglomet. Ingat, jangan ingin cepat kaya, karena pasti akan terjungkal. Dan memang, sebaiknya kita jangan mengelola usaha dengan terburu-buru. Pertahankan ‘life style kita’. Hiduplah sederhana, dengan kebebasan finansial, pasti terasa lebih nyaman.

Jadi, mengapa harus menunggu? Ubah paradigma kita! Mulailah menjadi pengusaha, sekarang!!

Oleh Cristovita Wiloto
Managing Partner Wiloto Corp. Indonesia
Sumber: Bisnis Indonesia

Komentar bertahan »

LOWONGN BISNIS PELUANG PENGSIUN DINI

Mpp.jpg

 

DICARI CEPAT PARA LEADER BUAT MLM YANG BARU LOUNCING..!!

Salam Sukses…Selamat Datang Para Pencari Jalan Kesuksesan Dunia Dan Akherat


           Ada kabar baru ni buat kita semua yg mo nyari jalan rijki melimpah tapi halal, berkah dunia and selamat diakherat juga..!!

Maksudnya ada MLM baru yg konsepnya berasaskan pd prinsip-prinsip syariah (Mudharabah+Murabahah), namanya MPP Syariah. MLM ni bergerak di bidang produk penjualan pulsa. Kebetulan ni MLM baru louncing akhir bulan Mei ini. Jadi mungpung masih anget, peluang besar bagi anda untuk menjadi leader (bisa kaya duluan). Dengan Syariah, mari kita bangun ekonomi Umat menuju generasi Muslim pemimpin jaman
Untuk lebih lengkapnya silahkan Melihat situs resmi MPP syariah ->  http://mppsyariah.com
Dan andaikan tertarik silahkan hubungi User ID Upline (atas nama saya) dibawah ini.

Nama                                          : Indra Gunawan
Kode User ID Member    : MPP040101561

No. Hp                                        : 085759171777

Alamat   Email                     : indrauin@yahoo.co.id

 

Komentar bertahan »

Khasiat Teh Rosella Merah

Khasiat Rosela Merah Khasiat dalam Secangkir Teh
(Dimuat di Tabloid Dwimingguan AGRINA Vol.2 No. 47, 21 Febr – 6 Maret 2007)
www.agrina-online.com  dan  www.plantamedikaloka.com

ImageBosan terpenjara obat-obat­an kimia atau takut menjala­ni pengobatan konvensio­nal? Mengapa tak mencoba teh rosela merah? Selain nikmat diminum, murah, juga minim efek samping.

Teh berwarna merah cantik ini memang multikhasiat. Bunga rosela merah yang telah clikeringkan dan dise­duh menjadi secangkir teh yang berci­tara rasa sedikitasam ini mampu meng­atasi batuk, asam urat, kolesterol, hipertensi, radikal bebas, dan penye­gar (tonik). Selain itu, berdasarkan penelitian ilmiah yang dilakukan ilmu­wan Sudan, rosela merah juga berkha­siat untuk menurunkan tekanan darah (hipotensif), antikejang saluran perna­pasan, anticacing (antelmintik), dan antibakteri.

Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

KEBIASAAN ORANG SUKSES

Artikel Enerlife:
Kebiasaan Orang Sukses

Banyak orang ingin sukses. Tapi bingung
bagaimana mewujudkan dan juga apa yang harus
dilakukan. Cara paling mudah tentunya adalah
mengikuti persis apa yang mereka lakukan
sebagai kebiasaan.

Kesuksesan adalah obsesi setiap insan di
dunia ini. Dan apapun akan dilakukan untuk
meraih sukses ini. Mungkin banyak yang masih
bingung, bagaimana sih mencapai sukses itu ?
Apakah harus selalu bekerja keras, pantang
menyerah dan tidak mengenal lelah ?

Menurut David C. Clelland, seorang profesor
di Amerika yang mendalami perjalanan
orang-orang sukses, orang yang sukses adalah
orang-orang yang tidak pernah berhenti
mencoba, sekalipun awalnya mereka harus
menemui kegagalan. Untuk lebih jelasnya, coba
ikuti apa saja yang dilakukan oleh
orang-orang sukses berikut ini. Siapa tahu
anda bisa sukses seperti mereka.

- Orang sukses selalu percaya diri dan
merasakan bahwa mereka berbuat sesuatu untuk
dunia.
Mereka memandang sebuah dunia yang besar ini
dan ingin memainkan peranan penting di
dalamnya. Mereka tetap bekerja sesuai
ketrampilan mereka, sambil tetap menyadari
bahwa ketrampilan ini memberi nilai lebih
kepada ketrampilan lainnya. Mereka juga
sadar, karya terbaik akan menghasilkan
kompensasi bagi mereka.

- Orang sukses mau mengambil resiko.
Mereka berupaya untuk mencapai target,
melakukan penghematan, membangun relasi
dengan banyak orang. Serta gesit mencoba
sesuatu yang baru untuk mengikuti
perkembangan zaman, sepanjang jalan yang
dilewati positip.

~~~

Kebiasan-kebiasaan lainnya dapat dibaca di:
http://m.yusuf. web.id/v20/ enerlife/ index.php? act=detail& p_id=472

Dan anda masih bisa membaca artikel-artikel
enerlife lainnya di:
http://m.yusuf. web.id/v20/ enerlife

Terima kasih

Komentar bertahan »

prinsip harga dan distribusi

Semua pedagang, termasuk saya, yang menjual produk berupa barang
memerlukan harga supply yang murah. Seperti prinsip EKONOMI saat
belajar di bangku SD, membeli produk dengan harga semurah mungkin
dan menjual semahal mungkin.
pasti kita tahu kan, harga murah dan mahal ini relatif. Karena harga
yang berlaku di pasar hampir semua sudah seragam. Kenapa ? karena
banyaknya kompetitor. Kalau kita jualan sendirian, dan semua orang
perlu ke kita, maka kita bisa menset harga ’seenaknya’ (tapi kan gak
mungkin ? (bisa kalau kita pioner, dan sulit ditiru)).
Nah, kita persempit aja bahasannya. Produk yang kita jual adalah
produk yang umum ada di pasar, dibutuhkan banyak orang dan biasanya
tidak terlalu banyak added value, atau hampir sama dengan produk
komoditi. Komoditi ini seperti jualan beras, voucher fisik, jagung,
minyak tanah, dll. Produk ini tidak perlu diproses lagi, tapi bisa
langsung dijual. Tanpa berubah bentuk. Sama fungsi.
Komoditi sering sekali menjadi kebutuhan utama manusia. Berarti
pasarnya luas. Banyak yang beli. (Kalau banyak semut pasti banyak
gula. Gula kan kebutuhan semut, maka juallah gula pada bangsa semut.)
Kalau demandnya besar, biasanya yang jualan juga sudah bejibun.

Yang sering menjadi pertanyaan adalah, bagaimana saya pun bisa
menjual dengan harga yang murah atau lebih murah dengan pesaing
lain, tapi untung saya tetap besar ?

Pertanyaan ini tidak hanya menarik bagi para Caped (Calon Pedagang)
tapi juga oleh PEDAGANG yang sudah berjualan bertahun-tahun. Mereka
selalu mencari supply yang murah, sesuai salah satu prosinsip
EKONOMI.

OK, sekarang kita lihat rantai pendistribusian produk.
Produsen –> Dealer Propinsi –> Dealer Kabupaten –> Dealer
Kecamatan –> Pengecer –> Konsumen.
Saya menggunakan istilah propinsi dan sejenisnya agar bisa
memperjelas area cakupan kerja dan perkiraan modalnya.

Perbedaan jenjang ini pula yang membedakan harga beli dan jualnya.

Yang sering kita inginkan, kita masih sebagai pengecer ingin harga
belinya sama dengan Dealer Propinsi.
Jadi kenali lah di mana posisi kita dan kita mau memulai di level
apa. Bisa saja kita tidak harus memulai dari pengecer, tapi
persiapkan modal duit, modal informasi, modal jaringan, modal
strategi sales, dll.

Mau berada di posisi distributor apa, akan menentukan langkah kerja
kita.
Selamat memutuskan dan mewujudkan nya !

Salam entrepreneur !

Masbukhin
www.mpishop. com
http://masbukhinpra dhana.blogspot. com

__._,_.___

Komentar bertahan »

zuhud dlm bisnis

Kesuksesan merupakan dambaan, keinginan dan impian setiap manusia di dunia ini. Segala daya upaya akan dijalankan untuk meraih kesuksesan tersebut. Walau ukuran sukses bagi setiap orang berbeda-beda tapi pada intinya semua orang pasti ingin sukses.
Guru besar di Amerika David C. Mc Clelland yang mendalami perjalanan orang-orang sukses di dunia mengatakan bahwa mereka yang sukses adalah orang-orang yang tidak pernah berhenti mencoba, sekalipun harus dan sering mengalami kegagalan.
Bagi Anda yang ingin sukses, coba ikuti apa saja yang dilakukan oleh orang-orang sukses yang berupaya untuk Zuhud berikut ini :
1. Orang sukses yang Zuhud selalu percaya diri dan ingin memainkan peranan penting serta sesuatu demi kemaslahatan umat. Mereka tetap bekerja sesuai keterampilannya masing-masing dan menyadari bahwa keterampilan inti tersebut juga memberikan nilai pada keterampilan yang lain. Mereka sadar bahwa karya terbaik akan menghasilkan kompensasi/hasil yang baik pula.
2. Orang sukses yang Zuhud tidak takut mengambil risiko. Mereka berusaha untuk menggapai mimpinya dengan melakukan penghematan, membangun jaringan/komunitas dengan banyak orang serta lincah dalam mencoba sesuatu yang dianggap baru untuk mengikuti perkembangan trend.
3. Orang sukses yang Zuhud selalu menikmati apa yang dikerjakan. Mereka selalu melihat pekerjaan adalah sebuah hobi sekaligus kesenangan. Mereka juga memilih pekerjaan yang dapat membangkitkan semangat juang dalam menghadapi tantangan.
4. Orang sukses yang Zuhud tidak pernah berhenti belajar karena mereka menyadari bahwa ilmu pengetahuan tidak aka nada habisnya walau terus digali dan digali.
5. Orang sukses yang Zuhud tidak pernah berpandangan negative terhadap apa yang dilakukan/dikerjaka n. Mereka mampu menyemangati diri sendiri untuk meraih kesuksesan, karena pada umumnya orang sukses punya cara tersendiri untuk memotivasi dirinya untuk terus dan terus berkarya.
6. Orang sukses yang Zuhud, tidak pernah setengah-setengah dalam melakukan pekerjaan dan mempunyai semangat luar biasa serta cerdik dalam memanfaatkan segenap waktu & kemampuannya dalam menggapai kesuksesan

Salam Sukses Selalu

Komentar bertahan »

situs bisnis

http://albumbisnis.blogspot.com/

Komentar bertahan »

Karakter yang harus dimiliki seorang Entrepreneur

Hari ini, Saya akan menjelaskan tentang karakter yang
harusAnda miliki untuk menjadi seorang Entrepreuneur. Bagaimanapun, untuk menjadi entrepreneur, tak cukup memilikipengetahuan tentang bisnis. Karakter atau jiwa entrepreneurjuga sangat dibutuhkan. Karena itu penting sekali mengajukanpertanyaan-pertanya an berikut pada diri Anda sendiriuntuk mengetahui seberapa besar karakter entrepreneur Anda. 1. Berapa besar komitmen Anda? Seorang entrepreneur sukses memiliki komitmen yang besar terhadap bisnisnya. Mudah dipahami memang, tapi sulit dalam prakteknya. Jika Anda masih berangan-angan
memiliki bisnis sendiri dan belum memulainya, barangkali Anda mesti memperkuat komitmen Anda dan siap dengan segala resikonya. Bagaimanapun, tak satupun bisnis di dunia ini yang aman dari resiko. Walaubegitu, resiko juga bisa dimanajemen bukan?! :-) 2. Apakah gelas Anda setengah penuh atau setengah kosong? Tidak semua orang optimis adalah entrepreneur, tetapihampir
semua entrepreneur adalah orang-orang optimis.Setiap entrepreneur biasanya memiliki kemampuan melihatkesempatan positif dari suatu tantangan situasi. Tanpakeyakinan optimistis, maka akan sulit memotivasi
karyawan,bertahan pada masa-masa sulit dan mengembangkan bisnis. 3. Apakah Anda senang membuat keputusan? Keputusan berarti komitmen. Keputusan yang salah bisa mengarah pada masalah dan menghilangkan rasa hormat dari suatu kelompok. Memiliki sebuah bisnis -khususnya yang modalnya tidak besar-berarti harus siap membuat keputusan dengan market researchterbatas dan informasi yang kurang lengkap. Nah, kira-kiraapakah Anda senang membuat keputusan-keputusan demikian? 4. Apakah Anda memiliki uang untuk membuat cita-cita bisnisAnda terwujud?
Jangan berhenti dulu dari pekerjaan sehari-hari, sampai Anda memiliki modal yang cukup untuk kelangsungan bisnis.Memenuhikebutuhan keuangan untuk bisnis tidaklah mudah dan perlupengorbanan pribadi –apakah itu dari tabungan, pinjaman bank,dll-. Anda juga harus siap jika ternyata ada yang tidakberjalan sesuai rencana. Nah, apakah Anda sanggup menyokong kelangsungan business plan agar bisnis Anda tetap bertahan? 5. Apakah Anda senang menjual? Dalam bisnis, penjualan adalah bagian alami dari segala pekerjaan –bahkan jika mereka tidak pernah bekerja di bidang penjualansekalipun-. Sebagai seorang entrepreneur, pekerjaan Koen/kunadalah‘menjual’. Menjual produk Anda, visi perusahaan danDiri Andasendiri. Dan Anda harus melakukan ini setiap hari, dalam setiap waktu. Jika Anda menikmatinya, Anda memang seorangentrepreneur sejati.
:-) Anda, jika Anda menjawab YA pada sebagian besarpertanyaan-pertanya an di atas, berarti Anda memilikikarakter entrepreneur dan siap untuk memiliki bisnissendiri. Tetapi jika sebagian besar jawabannya adalah TIDAK,sebaiknya pertimbangkan untuk menggaet partner bisnis untukmembantu membuat rencana bisnis Anda menjadi kenyataan. :-)

Komentar bertahan »

yeee

Komentar bertahan »

Kerinduan Sahabat

  • dsc00639.jpg

iya, aku tahu selama kita hidup di dunia
selama itu pula cinta akan selalu hadir
disela-sela tangis dan tawa kita
sesungguhnya, telah hadir sesuatu … tanpa diduga-duga
telah hadir gembira saat mendengar suaranya
telah hadir tenang saat ku gelisah mendengar tawanya
telah hadir tentram sat ku mendengar ‘marahnya’ kala
menasehatiku
sobat,
aku rindu
menantikan saatnya aku mengatakan padamu
bahwa telah hadir sesuatu dalam hari-hariku
namun, aku sangat menaruh hormat padamu
menghargaimu atas banyak kelebihanmu
bagiku, engkau berbeda dengan yang lainnya
lebih suka berkorban
lebih suka menderita daripada yang orang lain yang
menanggungnya
karenanya, aku tidak ingin
kerinduan ini diketahui olehmu
hingga merusak dan mengganggu harimu
aku percaya,
kelak akan tiba masanya aku berkata jujur padamu
bahkan terkatakan sambil berteriak
doakan, aku senantiasa punya kesabaran
untuk menjaganya erat-erat
sobat,
semoga Allah senantiasa melindungi-mu ya…
di mana pun kau berada. [To Ira]

Komentar bertahan »